Pahlawan's Family
Photobucket
Berdzikir setiap saat...
Photobucket
Photobucket
Photobucket

Blog EntryKru Film "Ketika Cinta Bertasbih" Hadir di MesirApr 17, '08 3:41 PM
for everyone
Cairo--udoyamin.multiply.com, "Siapa yang pernah minum sungai Nil, maka akan datang lagi ke Mesir berkali-kali". Pepatah ini terbukti pada Habiburrahman El-Shirazy —Kang Abik. Dua bulan yang lalu, Kang Abik datang ke Mesir bersama rombongan IKAPI dan Tapak Tilas Ayat-Ayat Cinta, kemaren, Rabu (16/04) beliau membawa kru film "Ketika Cinta Bertasbih" (KCB) ke Mesir. Tentu saja kedatangan mereka, tidak disia-siakan oleh para mahasiswa Indonesia Mesir (Masisir) untuk berdialog. Maka Rafi'i Travel Group mensponsori acara "SARASEHAN Bersama Kru Film Ketika Cinta Bertasbih" di Wisma Nusantara.

Acara yang dimoderatori oleh Nidlol Masyhud, Lc., itu, mulai ba'da Maghrib. Di depan ratusan Masisir, hadir Dani, produser dari SinemArt; Chairul Umam, sutradara film KCB; Imam Tantowi, penulis skenario; Kang Abik, penulis novel KCB; Umar Lubis, artis blasteran Indonesia-Mesir, dan beberapa kru film KCB.

"Rombongan kami sebanyak dua puluh orang", ujar produser SinemArt tampil sebagai pembicara pertama, "tujuan kami ke sini untuk hunting film KCB sekaligus mengusahakan agar bisa shooting di Mesir." Ia juga menjelaskan bahwa mereka berada di Negeri Seribu Menara selama sepuluh hari.

Chairul Umam, sambil melihat jam tangannya, beliau berkata, "Saya tidak bisa ceramah. Ditambah lagi, sangat ngantuk. Betul di sini, ba'da maghrib, tapi ini waktu saya tidur di Indonesia. Sebaiknya, kita dialog saja!"

"Sembilan puluh delapan persen, skenario sudah saya tulis", pembicara ketiga, Imam Tantowi, mulai bicara, "namun, setelah menyaksikan langsung sungai Nil, banyak ide yang bermunculan dalam otak saya, untuk mengubah naskah saya itu!"

Setelah mereka bertiga bicara, Nidlol langsung membuka acara dialog sekaligus tanya jawab. Para peserta banyak mengangkat tangan. Satu persatu, mereka dipersilahkan oleh moderator untuk menyampaikan saran, masukan, dan pertanyaan.

"Belajar dari kegagalan MD Picture shooting Ayat-Ayat Cinta di Mesir", kata Dani untuk menjawab pertanyaan kesiapan SinemArt dalam membuat film KCB di Mesir, "selain kami menempuh prosedur dan memenuhi ketentuan yang berlaku, kami juga meminta Umar Lubis, agar membantu kami melakukan lobi-lobi di Mesir. Yang jelas, kami telah menghubungi pihak kedutaan Mesir di Jakarta!"

Chairul Umam, menegaskan bahwa KCB, bukan hanya film religius, melainkan sebagai film dakwah. Beliau juga menceritakan beberapa film yang pernah dibesutnya, diantaranya: Alkautsar, Titian Serambut Dibelah Tujuh, Nada dan Dakwah, Fatahillah, dan yang lainnya.

Sedangkan Imam Tantowi, mengatakan, "Saya semaksimal mungkin, ingin membuat skenario yang sama persis dengan novelnya!" Kemudian beliau, menjelaskan perkembangan dunia perfilman di Indonesia.

Karena banyak pertanyaan yang ditujukan —terutama tentang film Ayat-Ayat Cinta (AAC)— kepada Kang Abik, maka beliau berbicara. Sebagai penulis novel AAC, beliau telah berusaha sekuat tenaga agar film itu sesuai dengan novelnya. Hanya saja, beliau tidak memungkiri bahwa film ACC ada banyak kekurangan, meskipun cukup booming di Indonesia, hingga Asia Tenggara. Oleh sebab itu, dalam membuat KCB ini, Kang Abik ikut serta dalam menentuan pemain, skenario, dan yang lainnya. Dihadapan para mahasiswa Al-Azhar, beliau berpesan, "Sudah saatnya, kita melakukan amal jama'i dan berusaha membuat sunnah hasanah —trend setter— dan saya sangat sedih, jika ada alumni Al-Azhar justru ikut-ikutan dengan trend yang ada, secara pragmatis, tanpa memperjuangkan idealisme keislaman!"

Umar Lubis —bintang film sinetron, putra staff KBRI Mesir, Nabila— ikut tampil bicara. "Saya, insya Allah, akan berusaha, film KCB, bisa shooting di sini. Dan saya berpesan, kepada teman-teman mahasiswa Indonesia Mesir, jadilah kalian duta-duta budaya di sini!"

Dalam acara Sarasehan itu, terlihat Al-Ustadz Abu Ridho, sebagai konsultan keagamaan untuk membuat film KCB. Ini sangat penting, agar film KCB sesuai dengan ajaran Islam, seperti di dalam novelnya dan benar-benar sebagai film dakwah.

Sebelum acara ditutup, tampillah Da'i Nada --group nasyid acapella Masisir yang telah masyhur di Timur Tengah, bahkan telah muncul di 20 channel televisi internasional-- untuk menghibur para peserta. Pukul 23:00 waktu Kairo, acara Sarasehan berakhir. (udo yamin majdi)

63 CommentsChronological   Reverse   Threaded
akunovi wrote on Apr 17
makasi udo
liputannya lengkap dan penyampaiannya oke banget :)
jadi pengen ngikutin terus beritanya walau belum baca novelnya :D
kopiradix wrote on Apr 17
Pepatah minum air sungai Nil itu benar ya? Maksud saya apakah seseorang benar-benar minum air dari sungai Nil?
(maaf ingin tahu)
udoyamin wrote on Apr 17
akunovi said
makasi udo
liputannya lengkap dan penyampaiannya oke banget :)
jadi pengen ngikutin terus beritanya walau belum baca novelnya :D
ah novi, ada-ada aja, ini bukan liputan, hanya coretan singkat sambil ngasuh fatih dan fathin
udoyamin wrote on Apr 17
Pepatah minum air sungai Nil itu benar ya? Maksud saya apakah seseorang benar-benar minum air dari sungai Nil?
(maaf ingin tahu)
hehehe, pepatah ini, hanya dikenal oleh kalangan mahasiswa Indonesia Mesir dan orang yang sering ke Mesir. Minum air sungai Nil itu benar, sebab, masyarakat Mesir minum air dari kran, tidak dimasak dulu. begitu sebagian mahasiswa. maka jangan aneh, kalau ada orang Mesir turun dari sedan, mendekati orang yang sedang menyiram bunga di taman, tiba-tiba minum air dari selang air. hehehe
ceumimin wrote on Apr 17
Makasih mang Udo..
Wah laporannya lengkap nich..
Saya kasih tahu teman2 nanti di jurnal saya nanti..
Makasih mang Sekali lagi
Dan selamat ya Mang dapat finalis saringan untuk karyanya telebih fdi lomba menulis Helvy Tiana Rosa..Mabruk, n semoga menang lagi yah..
udoyamin wrote on Apr 17
Makasih mang Udo..
Wah laporannya lengkap nich..
Saya kasih tahu teman2 nanti di jurnal saya nanti..
Makasih mang Sekali lagi
Dan selamat ya Mang dapat finalis saringan untuk karyanya telebih fdi lomba menulis Helvy Tiana Rosa..Mabruk, n semoga menang lagi yah..
sama2 teh, makasih, moga info ini bermanfa'at
hehehe... alhamdulillah teh, kepilih juga, soalnya udo pesimis, sebab tulisan itu belum udo edit, minta do'anya teh, biar udo semakin produktif dan berkualitas dlm menulis
imazahra wrote on Apr 17
Makasiy laporannya Udo :-)

Mudahan ya Udo, bisa lebih maksimal lagi filmnya nanti :-)
Bagaimanapun, AAC adalah sebuah awal, jadi sangat2 wajar ada kekurangan disana sini.
udoyamin wrote on Apr 17
Bagaimanapun, AAC adalah sebuah awal, jadi sangat2 wajar ada kekurangan disana sini.
yup, alhamdulillah, kekurangan itu, udah udo sampaikan sama Kang Abik, dan juga udo sampaikan kepada Pak Imam Tantowi agar dlm membuat skenario KCB, mahasiswa Mesir jgn dibunuh karakternya seperti dalam film KIAMAT SUDAH DEKAT (digambarkan mahasiswa mesir, tidak ikhlas) dan Ayat-Ayat Cinta (Fahri digambarkan merasa sombong sehingga diuji Allah), smoga di KCB tidak terjadi lagi, toh kalau ada kekurangan pada tokoh, jgn pada karakter, tapi hal2 yg manusiawi saja
arhamkendari wrote on Apr 17
Makasih nih liputannya...
wah, jadi penasaran ama pemainnya.. :)
udoyamin wrote on Apr 17
Makasih nih liputannya...
wah, jadi penasaran ama pemainnya.. :)
sama, udo juga penasaran nih, yg jelas kata kang Abik, beliau ingin para pemainnya, minimal bisa baca Al-Quran dengan baik
ibnuabiihi wrote on Apr 17
Waduh kemarin saya ga ikut, padahal rumah dekat Wisma. Tapi tak apalah, penasaran terbayar oleh tulisan Udo ini.Mutasyakkir awwi, Udo
udoyamin wrote on Apr 17
Waduh kemarin saya ga ikut, padahal rumah dekat Wisma. Tapi tak apalah, penasaran terbayar oleh tulisan Udo ini.Mutasyakkir awwi, Udo
oh ya? lagi konsen menghapal ya? udo juga minta do'a nih, bentar lagi imtihan
ibnuabiihi wrote on Apr 17
Amien... sama-sama, Udo
Syukron (lagi)
arrohwany wrote on Apr 17
Kalau ada orang Mesir turun dari sedan, mendekati orang yang sedang menyiram bunga di taman, tiba-tiba minum air dari selang air
>>> Senyum ajah... :) :) :)
niwanda wrote on Apr 17
Nunggu perkembangan filmnya ah... Di Mesir nggak audisi juga?
udoyamin wrote on Apr 17
>>> Senyum ajah... :) :) :)
senyum juga ah
udoyamin wrote on Apr 17
niwanda said
Nunggu perkembangan filmnya ah... Di Mesir nggak audisi juga?
Di Mesir, gak ada audisi. Padahal banyak lho, sosok Azzam di Mesir. 'Ala kulli hal, kita hanya bisa bantu apa yg kita bisa aja, minimal do'a
ceumimin wrote on Apr 17
Dek, Mahasiswa Mesir cukup untuk belajar aja, jangan direpotkan yang lain..he he he
Apalagi main film, ..Tapi terserah dhing..
kriyaseni wrote on Apr 17
Hemm..Ditunggu kabar selanjutnya
ahmadtaufiq wrote on Apr 17
insya4WI smg lbh baik..
arul wrote on Apr 17
wah kapan ya saya bisa ke sana.. beneran mau banget
melyda wrote on Apr 17
ass, semoga filmnya sesuai dengan yang kita harapkan.
vocinna wrote on Apr 17
kang Abik ganti gandengan, mudah2an lebh bagus yah....
ritonga05 wrote on Apr 17
dtunggu deh filmnya..;)
eh ada yg nanya gk soal pmbicaraan kang abik d mkasar wkt konfrensi pers AAC yg trkesan sombong? trus trang sy agak kcewa soal itu. tp msih ragu (tpatnya mngharap) jangan2 yg dkabarkan itu gk seluruhnya benar.
istiaq wrote on Apr 17
Thanks liputannya Udo Yamin.
Moga nanti filmnya juga bisa sukses!!!
mutiaracinta wrote on Apr 17
wah, aku juga jadi pengen minum air sungai Nil juga, Pak Udo ^_^.. (berarti harus ke sana dulu yah ^_^)
Makasih ya Pak Udo buat liputannya...
bersyukurselalu wrote on Apr 17
wah produsernya sinemart,
pesimis bisa jadi film yang bukan film komersil?
erryanti wrote on Apr 17
wah kang abik dari hongkong langsung terbang ke mesir...waaah pasti cuapek bangets ...;)
mommydea wrote on Apr 18
Kayaknya yang cocok jadi Khairul Azzam nya nanti si Dude Harlino dech soale track record nya sebagai pemain sinetron dia aktingnya bagus, dan secara kepribadian orangnya baik dan religius..halah koq malah kasih masukan..*siapa yang minta?*..he..he..
kokonata wrote on Apr 18
Kapan, ya bisa ketemu teman-teman penulis di Mesir
kokonata wrote on Apr 18
Kapan, ya bisa ketemu teman-teman penulis di Mesir
udoyamin wrote on Apr 18
Dek, Mahasiswa Mesir cukup untuk belajar aja, jangan direpotkan yang lain..he he he
Apalagi main film, ..Tapi terserah dhing..
makasih teh atas masukannya
udoyamin wrote on Apr 18
Hemm..Ditunggu kabar selanjutnya
insya allah
udoyamin wrote on Apr 18
insya4WI smg lbh baik..
amin
udoyamin wrote on Apr 18
arul said
wah kapan ya saya bisa ke sana.. beneran mau banget
iya nih, udo tunggu di cairo ya
udoyamin wrote on Apr 18
melyda said
ass, semoga filmnya sesuai dengan yang kita harapkan.
amiiin
udoyamin wrote on Apr 18
vocinna said
kang Abik ganti gandengan, mudah2an lebh bagus yah....
amiiiin
udoyamin wrote on Apr 18
dtunggu deh filmnya..;)
eh ada yg nanya gk soal pmbicaraan kang abik d mkasar wkt konfrensi pers AAC yg trkesan sombong? trus trang sy agak kcewa soal itu. tp msih ragu (tpatnya mngharap) jangan2 yg dkabarkan itu gk seluruhnya benar.
wallahu a;alam, gak tahu tuh. yg jelas, selama gaul dan kemren ktemu, kayaknya gak, buktinya sampai saat ini beliau hidup sederhana dan mau berbagi sama siapa saja
udoyamin wrote on Apr 18
istiaq said
Thanks liputannya Udo Yamin.
Moga nanti filmnya juga bisa sukses!!!
amiin ya rabb
udoyamin wrote on Apr 18
wah, aku juga jadi pengen minum air sungai Nil juga, Pak Udo ^_^.. (berarti harus ke sana dulu yah ^_^)
Makasih ya Pak Udo buat liputannya...
kalo mau mujarab, harus minum langsung dari sungainya.... hehehe, udo cuma canda kok,,, jgn sampai pepatah itu jadi tahayul
udoyamin wrote on Apr 18
wah produsernya sinemart,
pesimis bisa jadi film yang bukan film komersil?
insya allah, bahkan pak chairul umam menegaskan bahwa ini adalah sarana dakwah
udoyamin wrote on Apr 18
Kayaknya yang cocok jadi Khairul Azzam nya nanti si Dude Harlino dech soale track record nya sebagai pemain sinetron dia aktingnya bagus, dan secara kepribadian orangnya baik dan religius..halah koq malah kasih masukan..*siapa yang minta?*..he..he..
sip, setuju
rilham2 wrote on Apr 18
Terima kasih atas info nya ... Alhamdulillah, kali ini rumah produksinya SINEMART. :) ..... Lumayan bisa tenang :) ... Padahal saya berharap rumah produksi yang biasa menaungi Garin Nugroho, MILES, atau KALYANA SHIRA, atau yang membuat NAgABONAR JADI 2 .... Tapi tidak apalah, saya benar2 ingin menyaksikannya. Di tengah dahaga kita akan film2 keagamaan, kini akan muncul pula KCB dan Laskar Pelangi :) ...
udoyamin wrote on Apr 18
wah kang abik dari hongkong langsung terbang ke mesir...waaah pasti cuapek bangets ...;)
iya tuh, sepulang dari Mesir, mau ke Aceh
udoyamin wrote on Apr 18
Kapan, ya bisa ketemu teman-teman penulis di Mesir
iya, udo juga, kapan ya, bisa ketemu penulis2 di indonesia?
bundaahsan wrote on Apr 18
Terimakasih pak Udo dah berbagi. Saya berdoa semoga film KCB benar-benar menjadi film dakwah.amiin. Saya sempat baca jawaban ustadz Ahmad Syarwat tentang kriteria sebuah film layak dikatakan film dakwah di http://www.eramuslim.com/ustadz/dll/8408110604-film-islami-sesuai-syariat-islam.htm.
dan, saya berharap semoga hal itu bisa terwujud.
chaturaza wrote on Apr 18
semoga film KCB bisa sukses
adik baca bukunya aza dah bikin perasaan adik kayak "gado-gado"
keren.....
yah semoga bisa cepat terealisasi dan bisa menjadi film dakwah yang OK poenya....
thanx kak Udo atas liputannya
udoyamin wrote on Apr 18
Saya berdoa semoga film KCB benar-benar menjadi film dakwah
amin ya rabbal 'alamin
udoyamin wrote on Apr 18
semoga bisa cepat terealisasi dan bisa menjadi film dakwah yang OK poenya...
amin ya rabb
cahayaimani wrote on Apr 18
semoga film nya sama dengan novelnya
elazhar wrote on Apr 18
thx liputannya.
ijin copas lagi...
jazakumullah khair.
dani2001 wrote on Apr 18
mengenai novel ayat2 cinta dengan filmnya banyak perbedaanya lebih bagus novelnya terus ketika cinta bertasbih lom baca nih novelnya kapan filmnya di rilis masih lama kaliii.
ritonga05 wrote on Apr 18
wallahu a;alam, gak tahu tuh. yg jelas, selama gaul dan kemren ktemu, kayaknya gak, buktinya sampai saat ini beliau hidup sederhana dan mau berbagi sama siapa saja
syukur deh klo gt.. mdh2an ktenaran gk buat kang abik sampe lupa.
eminxsgallery wrote on Apr 19
siapa yang pernah minum air sungai ciliwung akan muntah berkali-kali ...
y4n4utomo wrote on Apr 19
Huaaaa... buku KCB 2 ku masih di indooo.. belum bisa bacaaa..:( Doakan semoga suatu saat aku jg bisa maen ke cairo yah, dan minum air sungai nil juga. Amiiinnn :)
ateik860102 wrote on Apr 19
wachhhhhh luar biasa sekali....minggu kemarin kang abik baru datang sini pak he he he..HK
eminxsgallery wrote on Apr 20
amiiiiiin....
alekmuhibat wrote on Apr 20
Semoga filmnya ok.
partikeldakwah wrote on Apr 20
mari kita sama-sama dukung film nasional kita yang bermartabat dan memiliki makna serta pelajaran yang baik bagi penikmatnya. Insya Allah
ditaku wrote on Apr 20
mudah-mudahan lebih baik dari AAC :)
mylianov wrote on Apr 21
semoga lebih bagus dari hasil film AAC, dan lebih sukses juga!
hanitaqiyya wrote on May 8
seru...^^
eriman wrote on May 9
alhamdulillah... kekecewaanku trjawab dg KCB versi da'wah...semoga HADE EUY...
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help