| |
Tengah malam aku bangun. Aku langsung ke kamar mandi. Aku wudlu. Sebelum qiyamullail, aku lihat jam di komputer. Pukul 02:22 waktu Kairo. Tiba-tiba, aku lihat ada yang komentar di Mpku. Dari Haryoso. Di home Mpku, ada pesan ini: assalamu'alaikum... dengar-dengar menang beasiswa gratis dari sekolah menulis online... selamat yah... ^__^.
Aku penasaran. Aku kunjungi Mp Haryoso dan bertanya, tahu dari mana? Aku coba buka e-mail udoyamin@yahoo.com. Jreeeng... di milis FLP ada berita pemenang dari Bang Jonru. Tapi tidak disebutkan namanya. Aku deg-degan. Aku klik link yang ada di e-mail itu. Di sana ada pengumuman ini:
Ini Dia: Pemenang Beasiswa Gratis dari Sekolah-Menulis Online
Assallamualaikum,
Sejak awal April 2008 lalu, Sekolah-Menulis Online BelajarMenulis.com (SMO) membuka peluang bagi siapa saja yang ingin bergabung sebagai siswa secara gratis. Beasiswa tersebut kami berikan kepada 5 (lima) orang dengan syarat yang sangat mudah.
Alhamdulillah, antusiasme rekan-rekan penulis untuk mendapatkan beasiswa ini cukup besar. Ada 44 pelamar yang mengirimkan naskah mereka. Semuanya menulis naskah yang sangat bagus.
Sebenarnya, kami ingin agar semua pelamar mendapatkan beasiswa tersebut. Tapi apa daya, kursi yang tersedia sangat sedikit. Dari ke-44 orang pelamar, tidak mudah bagi kami untuk memilih SIAPA yang paling berhak atas beasiswa tersebut. Sebenarnya, mereka semua berhak. Tapi sekali lagi, tidaklah mungkin untuk memilih mereka semuanya.
Maka, kami pun melakukan seleksi yang cukup ketat. Kriteria utama yang kami tetapkan adalah “siapa yang rayuannya paling maut”. Ini sesuai dengan persyaratan yang kami tetapkan pada pengumuman lomba:
Tulislah sebuah ARTIKEL dengan tema “Kenapa Saya Berhak Mendapat Beasiswa Gratis Mengikuti SMO?” Bila Anda bingung dengan syarat ini, anggap saja tulisan tersebut sebagai sebuah RAYUAN agar kami bersedia memilih Anda untuk mendapatkan beasiswa tersebut. Sebagai sebuah “rayuan”, tulisan Anda harus benar-benar persuasif dan ditulis dengan penuh percaya diri.
Dari kriteria ini, terjaring tiga nama:
1. Udo Yamin Majdi (30 tahun, tinggal di Kairo, Mesir) 2. Afiyan (23 tahun, tinggal di Semarang) 3. Tripomo (32 tahun, tinggal di Bekasi)
Udo Yamin dan Afian berhasil lolos karena mereka juga menyertakan janji yang membuat kami “bertekuk lutut”. Mereka bertekad untuk menyebarluaskan ilmu yang mereka dapatkan di SMO untuk kepentingan umat. Hm… sebuah alasan yang sangat mengharukan, sehingga kami tidak punya alasan lagi untuk menolak mereka.
Maka, pesan kami untuk Anda berdua: Semoga Anda benar-benar konsisten dengan janji tersebut, sebab Tuhan dan saya beserta pembaca telah menjadi saksi.
Lantas untuk Tripomo, kami melihat semangat dan antusiasme dirinya selama ini yang sangat besar terhadap SMO, PenulisLepas.com dan BelajarMenulis.com. Kami tidak hanya membaca naskah yang dia kirim. Kami juga sempat membaca sejumlah email yang dia kirim ke milis-milis penulisan. Hal-hal yang dia lakukan selama ini membuat kami terharu, sehingga satu kursi beasiswa pun kami berikan pada dia.
* * *
Ada dua kursi lagi yang tersisa. Kami pun harus kembali melakukan seleksi. Ini bukan urusan mudah, sebab ke-41 peserta yang tersisa menulis “rayuan” dengan gaya yang lebih kurang sama. Tak ada yang menonjol.
Kami harus bekerja ekstra keras. Kami harus melihat sisi-sisi lain dari cerita mereka.
Dan akhirnya, terpilihlah dua nama:
4. Mena Larasati (28 tahun, tinggal di Bekasi) Dia terpilih karena kami melihat semangatnya yang luar biasa untuk mengukir eksistensi diri di tengah ujian yang dia hadapi dalam hidupnya.
5. Adriyeni (30 tahun, tinggal di Padang, Sumatera Barat) Kami memilihnya karena ia menulis kalimat berikut pada naskahnya:
“…Menulis adalah hidup saya, tanpa menulis saya seperti orang yang bisu, yang tidak bisa ngomong apa-apa….”
Juga kalimat-kalimat berikut ini:
“…saya menyadari bahwa hobi menulis yang saya miliki bukan hanya sekedar hobi belaka tetapi juga bisa bermanfaat bagi orang lain…. Tetapi akhirnya saya menyadari bahwa menulis tidak hanya berguna sebagai penyaluran hobi saja bagi saya tapi juga sebagai lahan ibadah.”
* * *
Oke, mungkin Anda beranggapan bahwa naskah Anda jauh lebih baik dari naskah ke-5 pemenang di atas. Anda mungkin merasa memiliki alasan-alasan yang lebih kuat - dibanding mereka - untuk mendapatkan beasiswa SMO. Karena itu, kami hanya berharap semoga Anda tidak kecewa. Kegagalan bukanlah bencana. Bencana yang sesungguhnya adalah ketika kita tidak bisa belajar dari kegagalan (demikian kata bijak dari seorang teman).
Insya Allah, di lain waktu masih ada kesempatan untuk mendapatkan beasiswa serupa. Kami akan berusaha untuk mengadakan beasiswa seperti ini sesering mungkin, sebab ini adalah salah satu wujud komitmen kami untuk memajukan dunia penulisan di Indonesia.
* * *
Penting: Buat Pemenang:
Selamat kami ucapkan kepada ke-5 penerima beasiswa SMO angkatan ke-3. Khusus buat Udo Yamin dan Afiyan, ingatlah bahwa janji adalah janji. Berusaha keraslah untuk menepati janji yang telah Anda ikrarkan :)
* * *
Selesai membaca pengumuman itu, aku langsung bersujud. Aku sujud syukur, atas ni'mat-Nya. Di awal tahun 2008 ini, banyak hal yang patut aku syukuri. Dalam bidang tulis-menulis, setidaknya ada empat lomba/senyembara yang aku ikuti, dan semuanya terpilih sebagai pemenang:
- Lomba Menulis Esai "Peningkatan Prestasi Mahasiswa Indonesia Mesir", terpilih sebagai Juara II dari 46 peserta (kata salah seorang juri, seharusnya, karyaku juara I seperti sebelumnya, tapi pihak juri salah menafsirkan --mereka anggap terlalu pede-- pencantuman kata "pemenang juara I tahun sebelumnya" dan 2 usulanku dalam tulisan itu. Enggak tahu tuh, apa betul atas nama etika, juri bisa menilai penulis, bukan tulisannya? Kalau iya, lalu mengapa dalam dunia kritik wacana/tulisan/sastra, yang kita nilai adalah karya, bukan pembuat karya?);
- Menulis Cathar Pasutri bersama Teh Pipiet Senja, alhamdulillah, terpilih (aku tidak tahu, berapa banyak yang ikutan, yang jelas kata Teh Pipiet, ada banyak yang belum beliau pilih);
- Lomba menulis esai tentang Helvy Tiana Rosa, karya, dan dunianya, alhamdulillah juga terpilih (padahal tulisanku itu belum sempat aku edit dan masih banyak kekurangan, maklum esai itu aku tulis hanya beberapa menit di tengah kesibukan menjadi instruktur selama seminggu di PII), dan sekarang...
- Beasiswa Sekolah Menulis Online, alhamdulillah, terpilih 1 dari 44 pelamar (tadinya aku gak pede, sebab aku tidak bisa merayu orang, soalnya aku terbiasa to the point).
* * *
Ya Allah, hamba sadar betul, apapun kenikmatan yang hampa peroleh adalah rahmat-Mu. Tanpa rahmat-Mu, apalah artinya hamba-Mu ini. Engkaulah segalanya bagi hamba.
Ya Allah, jadikan tahun ini sebagai tahun epifani bagi hamba untuk lebih produktif dan berkualitas dalam menulis. Bimbing dan bantulah hamba, untuk mencerdaskan dan mencerahkan manusia lewat tulisan. Jadikan setiap tulisan hamba sebagai bekal mati dan investasi meraih surga. Amin
Tidak lupa, aku haturkan terima kasih kepada pengelola SMO, terutama Bang Jonru dkk, juga teman-teman yang senantiasa mendukung dan mendo'akanku selama ini.
 | selamat ya... jadi pingin seperti Udo |
 | Alhamdulillah.....Selamat bosss.... |
 | Alfu mabruk Bang Udo, semoga penuh berkah.
|
 | alahamdulillah, selamat ya pak... |
 | wah anda semangat betul ya berkarya,di tunjang dengan istri yg sangt mendukung anda,anda dpt info lomba2 menulis dari siapa sih?tlg kabari bila ada lomba2 serupa, maan najah iza |
 | wow subhanallah, Bapak Berprestasi masa kini... ^_^ |
 | Alfu Mabruk, Semangat terus, Do! |
 | wah,, bagi tips n trik nya atuh uda,, |
 | Selamat ya... Semoga yang dicita-citakan setelah mengikuti SMO dapat tercapai ya :). |
 | Wah ada juga karna alasan terpikat kata-kata :) "Bimbing dan bantulah hamba, untuk mencerdaskan dan mencerahkan manusia lewat tulisan. Jadikan setiap tulisan hamba sebagai bekal mati dan investasi meraih surga" >>> Aamiin "Semoga kita semua menjadi seorang yang amanah di dunia ini dengan nikmat dan ujian yang telah sengaja Allah berikan" |
 | selamat dan selamat...wah senangnya saya kalau bisa terpilih...tapi saya belum punya karya apapun..????? |
 | Alhamdulillaahirobbil 'aalamiin...
^_^ |
 | subhanallah.... Allahu Akbar, keep semangat buat berkarya yang lebih dahsyat lagi |
 | selamat ya pak :) selamat berkarya dan beribadah lewat tulisan |
 | wahhhh selamat yha... alhamdulillah semoga selalu diberkati Allah SWT ^ ^ aminnn |
 | Selamat ya Udo :-) Bulan prestasi dong bulan April ini :-D |
 | Mabruk,,,,semuga makin bertambah sukses,amin |
 | selamat yach udo,tetap semangat n sukses ^_^ |
 | selamat ya ... semoga karya-karyanya senantiasa diberkahi Allah ... |
 | Subhanallah... selamat ya Udo... tularin ana donk ilmunya ^_^ |
 | Alfu milyuunnn deh mabruknya. Saya angkat enam jempol untuk Udo.. empat punya saya, dua lagi saya pinjam jempol kakinya penjaga warnet:P kebetulan ini lagi di warnet.
Keep Writing! Keep Being! |
 | congratulation, seep mugi mugi ditambahin ma Allah rejekina |
 | alf mabruk akh udo, semoga tulisan-tulisan antum bisa membangkitkan izzatul islam |
 | Alhamdulillah... selamat ya.... |
 | selamat ya udo....pengen bisa nulis kayak udo,kasih tipsnya yah udo... |
 | selamat ya....dan kita tunggu "janji"nya..:D |
 | Mabruk mang Udo.. Mugia berkah elmuna.. Ditagih engkin janjina nyak.. |
 | Selamat ya Udo... nanti aku juga di ajarin nulis yaa
|
 | Selamat ya, Mang Udo, ditunggu janji untuk membagi ilmunya. |
 | selamat pak udo...success ya... |
 | Alhamdulillah...selamat Udo |
 | Assalamu'alaikum wr wb Salam kenal ya Pak Udo...
Anggota FLP mana nih Pak?. Selamat atas terpilihnya Bapak sebagai penerima beasiswa. Kalo boleh tau program apa itu ya Pak?. Keliatannya banyak sekali peserta yang bermukim di Indonesia. |
 | Assalamu'alaikum wr wb Salam kenal ya Pak Udo...
Anggota FLP mana nih Pak?. Selamat atas terpilihnya Bapak sebagai penerima beasiswa. Kalo boleh tau program apa itu ya Pak?. Keliatannya banyak sekali peserta yang bermukim di Indonesia.  wa'alaikumussalam wr wb. salam kenal balik ya saya anggota FLP Mesir. program yg saya ikutin adalah pelatihan menulis lewat internet, silahkan kunjungi situs ini http://smo.belajarmenulis.com/ |
 | Selamat Mang Udo, mudah2an ilmunya juga nular ke kita2 |
 | setiap saat Mang Udo dengan selalu berbagi pengalaman menulis lewat multiply. |
 | huaaaa..selamat yaaaa...semoga makin semangattttt...ya mas... |
 | Tahniah!! Semoga terus success. Insyaallah! |
 | Selamat Pak, semoga bermanfaat bagi orang banyak nantinya |
 | udo, ente di kaironya dimana ?, ane pernah disana tahun 2000 di daerah zamalek, gedungnya namanya umm khulsum. Istri ane banyak kenalan dan salah satunya orang embassy pangilannya bunda (ane lupa nama aslinya). Kalo kenal salam buat bunda sekeluarga dan tentunye buat ente juga. Sekian dahulu. |
 | Allamdullilah,selamat ya udo.Saya diajari cara menulis dong:)) |
 | salam kenal :). selamat menikmati beasiswanya, terus aktif menulis, berkarya dan beribadah melalui tulisan. |
 | terima kasih, minta do'anya agar saya istiqomah dlm dakwah bil qolam |
 | Ass selamat ya akhi, semoga bisa menepati janji yang sudah tertulis wass |
 | iya betul sekali, Bunda istrinya pak Amir, mereka tinggal didaerah (kalo kagak salah) doki. sekarang ane tinggal di Riyadh, sebelumnya di jeddah. enak betul waktu dijedah, setip minggu bisa kemakkah dan sebulan sekali ke madinah. Okeh, sekali lagi salam buat semua keluarga di mesir. |
|
|