Pahlawan's Family
Photobucket
Berdzikir setiap saat...
Photobucket
Photobucket
Photobucket

Blog EntrySANG PEMIMPI: CAIRO & SARBONNEMay 19, '08 4:49 AM
for everyone

Oleh: Udo Yamin Majdi

Bismillâh. Selama ini, karena saya tinggal di Mesir, maka buku yang saya baca lebih banyak buku berbahasa Arab. Dalam minggu ini, selain buku-buku akademis, hari-hari saya ditemani oleh buku “Sayyid Quthub: Al-Adîb an-Nâqid, wa ad-Dâ’iyah al-Mujâhid, wa al-Mufassir al-Râid. Buku terbitan Damaskus ini, ditulis oleh Sholah Abdul Fattah Al-Khalidy.

Karena saya ikutan Sekolah Menulis Online [SMO] dan penyelenggaranya berada di Indonesia, maka saya meminjam buku milik FLP Mesir —dan dari teman— yang berbahasa Indonesia, agar saya bisa memahami struktur, gaya, diksi, dan cita rasa (zawwuq) bahasa Indonesia. Akhirnya, saya pinjam buku ini: FSQ: Memahami, Mengukur, dan Melejitkan Financial Spiritual Quotient untuk Keunggulan Diri, Perusahaan & Masyarakat karya Iman Supriyono, Catatan Hati Seorang Isteri karya Asma Nadia, Tuhan Jangan Tinggalkan Aku karya Pipiet Senja, Kumcer Kelopak Mawar Terakhir karya Irwan Kelana, dan Sang Pemimpi karya Andrea Hirata. Al-hamdulillâh, dalam tiga hari, lima buku itu, saya baca tamat.

Terlalu panjang, jika saya ceritakan semua buku tersebut. Saya hanya ingin berbagi pengalaman tentang buku terakhir: Sang Pemimpi. Bagaimana buku ini menurut saya? Untuk buku ini, saya angkat dua jempol tangan saya. Betapa tidak? Jika —salah satu— fungsi buku adalah menghibur, maka buku ini telah menghibur saya. Setidaknya, selama saya membaca buku itu, saya seperti orang gila. Sehingga ketika saya baca di atas bus, penumpang di sekitar saya menatap saya dengan pandangan aneh. Atau, saat saya baca dekat isteri dan dua anak saya, mereka jadi ikut tertawa: menertawakan saya, karena saya tertawa sendirian.

Seperti buku sebelumnya —Laskar Pelangi, buku Sang Pemimpi ini, mampu mengajak saya untuk bernostalgia ketika saya seusia Arai dan Ikal. Sebab, apa yang Andrea Hirata ceritakan di Belitong, juga terjadi pada saya dan teman-teman saya di daerah pesisir Lampung Barat. Ditambah lagi, proses mereka menuju Univesite de Paris di Sarbonne, Prancis, mengingatkan perjalanan hidup saya hingga kuliah di Universitas Al-Azhar Cairo, Mesir.


Kami memang sama-sama mendapat beasiswa. Hanya saja bedanya antara saya dan tokoh Sang Pemimpi —Ikal dan Arai— itu, saya ke Cairo, sedangkan mereka ke Sarbonne. Saya dapat beasiswa, karena semata-mata rahmat Allah Swt, sedangkan mereka memang orang pintar. Saya berawal dari "mimpi" dalam tidur, sedangkan mereka "impian" dalam kelas.

O iya, sedikit menyimpang dari obrolan kita, saya ceritakan tentang "mimpi" saya itu. selama enam tahun menjadi santri, saya tinggal di asrama putra pondok pesantren. Di sinilah pertama kali saya "melihat" Mesir. Dalam tidur saya, saya bermimpi sedang berada di Mesir. Saya anggap hal yang biasa.

Mimpi saya kelas dua mu'allimin (SLTA) itu, baru sadari ketika dua tahun kemudian saya berada di "Negeri Ayat-Ayat Cinta". Sebab, saya merasa aneh, ketika saya sedang jalan-jalan, saya seolah-olah pernah melakukannya. Padahal saya baru pertama kali ke sana.Ternyata apa yang saya saksikan di Cairo,  ternyata dulu saya "lihat" dalam mimpi.

Aneh ya? Saya juga aneh. Bukan satu-dua kali saya mengalami hal ini —bermimpi, lalu terjadi. Sebagai contoh, ketika satu tahun saya di Mesir, tahun 2001, saya bermimpi Aa Gym poligami. Tentu saja teman-teman saya menertawakan saya, mana mungkin Aa Gym nikah lagi, sebab apa yang Aa Gym butuhkan ada pada Teh Ninih? Namun setelah Aa Gym menikah lagi tahun kemaren, 2007, maka saya tersenyum mengingat mimpi saya enam tahun yang lalu. Kok bisa gitu? Wallahu a'lam.










Baik, kembali ke tokoh Sang Pemimpi. Saya begitu mudah berteman dengan sang tokoh, baik Ikal maupun Arai. Jadi betul, kata Josip Novkovich bahwa pada umumnya orang membaca cerita bukan karena plotnya, melainkan (karena tokohnya) bisa dijadikan teman pada waktu senggang. “Ceritakan kepadaku tentang diriku. Aku ingin lebih hidup. Beri aku diri”, tulis Josip dalam buku Berguru kepada Sastrawan Dunia: Buku Wajib Menulis Fiksi (Kaifa, 2003). Dan Andrea Hirata mampu menghadirkan diri saya dalam novelnya, maka menurut saya —sekali lagi— novel itu sangat menarik, meskipun kalau saya takar dengan timbangan sastra, tentu saja ada kekurangan, terutama tentang plotnya. Wallahu a’lâm


57 CommentsChronological   Reverse   Threaded
imazahra wrote on May 19
Ulasan yg menarik. Sampai skr aku kurang paham dengan istilah plot ini Udo, bisa jelaskan lebih lanjut???

Eh, Udo skr sudah tambah jago dung ya semenjak ikutan SMO :-p
niwanda wrote on May 19
Berani bermimpi, asal jangan mimpi yang jelek-jelek aja :).
bea00akmal wrote on May 19
assalamu'alaikum,,,salam kenal udo. *bener ga sih manggilnya gitu*

nice posting,,, ^_^

mimpi terkadang memang awal dari sebuah perjalanan menuju cita ya udo. Akmal juga dulu pas baru2 kuliah S1 (skitar 7 tahun lalu) pernah mimpi kuliah ke negri Lady Dy,,,eh skrg alhamdulillah lagi disini nih nerusin master...Subhanallah Allah maha Kuasa atas segalanya *_*

Menurut akmal, kalo mau mendaki puncak tinggi sebuah bukit keberhasilan,,,maka jangan pernah takut bermimpi ~_^ (btw, mimpi disini dikasi Allah kali ya hehehe)

mampir2 ke site akmal yg sederhana ya udo :)

mau kabur dulu ya (maaf ni udo), akmal pusing liat glipse di site udo yg kelap-kelip (secara mata akmal punya masalah ama silinder jd ga tahan deh),,,,see u n lam kenal dr kejauhan england ;)
adzdzaki wrote on May 19
Ditunggu karya terbarunya, yang lebih dari "Sang Pemimpi". Mungkin Penakluk Mimpi :D
Tetap semangat berkarya!!!
brotherihda wrote on May 19
mimpi saya hanya ingin bahagia saja.. :)
udoyamin wrote on May 19
Ulasan yg menarik. Sampai skr aku kurang paham dengan istilah plot ini Udo, bisa jelaskan lebih lanjut???

Eh, Udo skr sudah tambah jago dung ya semenjak ikutan SMO :-p
dari sedikit yg udo fahami, plot=alur=jalan cerita. Sederhananya plot itu seperti hubungan antara otak dan otot dalam tubuh kita sehingga terjadi sesuatu. Kalau di jurnalistik kita kenal 5W+1H, maka plot menjawab 2W+1H = what (apa yang terjadi?), why (mengapa hal itu terjadi), dan how (bagaimana sih proses kejadian itu). Biasanya plot muncul dari karakter tokoh dan seting (baik itu seting waktu maupun tempat). Untuk mempelajari plot ini, mari kita lihat Al-Quran, surat Yusuf. Pertama Al-Quran menceritakan mimpi di awal cerita (ayat 3) tentang 11 bintang, matahari, dan rembulan, dan makna mimpi ini ada di akhir cerita (ayat 100). Nah, jalan cerita dari ayat 3 hingg 100 itulah yang disebut plot. Di sana ada kisah Nabi Yusuf masuk sumur, trus dijaul pedagang, tinggal di rumah pejabat, di rayu isteri pejabat (Zulaikha), difitnah dan masuk penjara, dakwah di penjara, keluar penjara jadi menteri keuangan, bertemu dengan suadara kandung (Bunyamin), dan akhirnya ketemu sama seluruh keluarga (nabi Ya'qub). Dari sana kita lihat, plotnya berbentuk "penyingkapan" (efipani) dari sebuah mimpi. Dan kita lihat, karakter yang dimunculkan adalah optimis, sabar, dan pema'af. Coba, kalau misalnya nabi Yusuf seorang putus asa dan bunuh diri ketika dalam sumur, apakah ada kejadian lain setelah itu? Lebih baiknya, coba baca surat Yusuf. Sebab Allah telah memberikan endorsment bahwa surat Yusuf adalah Ahsanul Qashash (The Best Story). Insya Allah, suatu saat nanti udo akan menulis buku tentang kisah nabi Yusuf ini. Minta do'anya, biar umat Islam punya pegangan, ketika orang lain mencibir "Sastra Islami" itu tidak ada.
udoyamin wrote on May 19
niwanda said
Berani bermimpi, asal jangan mimpi yang jelek-jelek aja :).
yup, tapi jangan seperti slogan Republik Mimpi: "BARU BERANI MIMPI", Mari mulai berbuat saat ini! hehehe
udoyamin wrote on May 19
mimpi terkadang memang awal dari sebuah perjalanan menuju cita ya udo. Akmal juga dulu pas baru2 kuliah S1 (skitar 7 tahun lalu) pernah mimpi kuliah ke negri Lady Dy,,,eh skrg alhamdulillah lagi disini nih nerusin master...Subhanallah Allah maha Kuasa atas segalanya *_*
wah, ntar cerita ya sama udo, proses ke Negeri Lady Dy itu
udoyamin wrote on May 19
Ditunggu karya terbarunya,
minta do'anya, makanya sekarang udo lagi ikutan SMO, biar bisa nulis lhb dari Sang Pemimpi
Comment deleted at the request of the author.
udoyamin wrote on May 19
mimpi saya hanya ingin bahagia saja.. :)
sama dong, udo ingin bahagia, cuma kita tidak berhasil menemukan bahagia, karena kita tidak bisa merumuskan apa yang paling kita inginkan dlm hidup ini.
imazahra wrote on May 19
Insya Allah, suatu saat nanti udo akan menulis buku tentang kisah nabi Yusuf ini. Minta do'anya, biar umat Islam punya pegangan, ketika orang lain mencibir "Sastra Islami" itu tidak ada.
Terima kasih Udo sudah menjelaskan panjang lebar, Alhamdulillah nambah ilmu lagi :-)
Soale aku selama ini by feeling aja, tanpa ilmu apapun, huehehehe :-)

Wah, ditunggu bukunya ya Udo :-)
dewiekresna wrote on May 19
setuju,sang pemimpi emang menghibur banget,,udo bikin juga donk perjalanan sampe bisa k mesir..d tunggu..he..
ketanserundeng wrote on May 19
baca juga totto chan - tetsuko kuroyanagi dan roald dahl yang boy tales of childhood
udoyamin wrote on May 19
udo bikin juga donk perjalanan sampe bisa k mesir..d
wah, kalo udo selerah humornya rendah, kalo nulis cenderung melankolis dan romatis (cieyeeeee, gayanya bo!)
udoyamin wrote on May 19
baca juga totto chan - tetsuko kuroyanagi dan roald dahl yang boy tales of childhood
wah mau nih bacanya, cuma di Mesir belon ktemu tuh buku itu, atau ada e-booknya?
ketanserundeng wrote on May 19
hmm.. sya coba cari dulu ya
bea00akmal wrote on May 19
wah, ntar cerita ya sama udo, proses ke Negeri Lady Dy itu
Insy udo,,,,apa dibikin cerita aja ya udo hehehe
bea00akmal wrote on May 19
baca juga totto chan - tetsuko kuroyanagi dan roald dahl yang boy tales of childhood
waaaaaa,,,,,akmal suka banget baca "Totto Chan"....subhanallah nice story...

Buku itu salah satu buku motivator buat Akmal pribadi,,,,akmal salut deh ama gurunya Totto chan...

btw, resume buku Totto chan yg akmal tulis pas disurabaya itu jg salah satu yg bikin akmal jd semangat 45 ikut test IELTS ^_^

Ganbatte Kudasai!!!!

udoyamin wrote on May 19
hmm.. sya coba cari dulu ya
asiiiik, udo tunggu ya... udo udah lama ingin baca buku2 itu...
udoyamin wrote on May 19
Insy udo,,,,apa dibikin cerita aja ya udo hehehe
iya nih, kalo ada 20 orang yg belajar negeri nulis pengalamannya, udo mau nyunting dan nyarikan penerbitnya... misalnya kita buat buku judulnya: MENDAKI MIMPI: Memoar Penuntut Ilmu di Luar Negeri, hehehe, ayo siapa lagi nih, mau ikut?
udoyamin wrote on May 19
akmal salut deh ama gurunya Totto chan...
wah pengen deh, niru gaya guru Totto Chan dlm mendidik, udo pengan jadi guru yang melebur dgn kehidupan atau alam, bukan hanya di kelas
bea00akmal wrote on May 19
iya nih, kalo ada 20 orang yg belajar negeri nulis pengalamannya, udo mau nyunting dan nyarikan penerbitnya... misalnya kita buat buku judulnya: MENDAKI MIMPI: Memoar Penuntut Ilmu di Luar Negeri, hehehe, ayo siapa lagi nih, mau ikut?
wah makin semangat nih udo....jd semacam challenge juga kan. siapa tau beneran bisa terlaksana ya udo,,,,,asal ada niat insy dipermudahNya kan...so mari kita bermimpi dan berbuat skrg juga!!!!!!!! *halaah semangat 45 hihihi*

ayoooo sapa lagi yg mau ikutannnnnn.....cepetan2...cepetan2.....stok terbatas,,,,harga terjangkau,,,,buy one get one free (halaaaaaaaahh malah kaya lelang barang hahaha)
bea00akmal wrote on May 19
wah pengen deh, niru gaya guru Totto Chan dlm mendidik, udo pengan jadi guru yang melebur dgn kehidupan atau alam, bukan hanya di kelas
insy amin udo....karena memang disitulah letak kesejatian seorang guru,,,,, ^_^
andhies3raxa wrote on May 19
Wah, jadi tertarik membaca ulasan kang udo tentang mimpi :) jadi ingat mimpi saya yang kadang juga kejadian. Memang inilah yang disebut rahasia mimpi.
udoyamin wrote on May 19
adi ingat mimpi saya yang kadang juga kejadian.
wah, sehati ya? kalo boleh, ceritakan dong, biar udo dapat ngambil manfa'atnya
mia4457 wrote on May 19
Penulis yang baik adalah yang bisa mengajak kita dalam alur ceritanya,seolah kita hadir di situ...... Saya temukan hal ini pada Laskar Pelangi......dan mungkin juga yang lain nya, sebab saya baru baca Laskar Pelangi....
udoyamin wrote on May 19
mia4457 said
dan mungkin juga yang lain nya, sebab saya baru baca Laskar Pelangi....
yup, yang lainnya seperti Laskar Pelangi, bahkan Edensor, mnurut saya, deskripsinya lebih bagus
mpang99 wrote on May 19
Jika membaca cerita lebih lanjutnya sambungan "sang pemimpi" yaitu "endensor" maka disana benar2 mimpi yang menjadi kenyataan...
Benar kata kang Udo ketika "mengingat mimpi enam tahun yang lalu" yang menjadi kenyataan, begitu juga yang terjadi dengan buku "endensor" jadi Wallahu a'lam mengapa itu bisa terjadi....
udoyamin wrote on May 19
mpang99 said
Benar kata kang Udo ketika "mengingat mimpi enam tahun yang lalu" yang menjadi kenyataan, begitu juga yang terjadi dengan buku "endensor" jadi Wallahu a'lam mengapa itu bisa terjadi....
hehehe..., ayo siapa yang bisa bantu untuk menjawab: "MENGAPA ITU BISA TERJADI?" silahkan teman2 yg lain memberikan masukan
bea00akmal wrote on May 19
"MENGAPA ITU BISA TERJADI?"
itu bisa terjadi karena kuasaNya he he he iya kan..... ^_^
bea00akmal wrote on May 19
oya udooo,,,,akmal dah betah lama2 ni soalnya glipse nya udah ga ada ~_^
lussysf wrote on May 19
wah... jangan-jangan udo pernah mimpi bahwa saya bakalan ngisi comment disini... hihihi...

emang serasa dejavu kala impian terwujud jadi kenyataan... itu juga yang saya alami... perwujudan sebuah kemustahilan dari logika berpikir manusia...
ALLAH memang Maha Pembuat Skenario Terbaik... dari awal sampai ending pasti terselip misteri.... ;)... Subhanallah...
udoyamin wrote on May 19
oya udooo,,,,akmal dah betah lama2 ni soalnya glipse nya udah ga ada ~_^
iya nih, dlm sebulan ini udah 3 kali ganti background, karena ada masukan dari teman2, tadi dicoba makai backgroun foto "Edensor", tapi loadingnya berat, terpaksa deh, cuma menghilang glipseya aja
udoyamin wrote on May 19
itu bisa terjadi karena kuasaNya he he he iya kan..... ^_^
hehehe... itu jelas, wa ilaihi turja'ul umur (kepada-Nya persoalan bermuara), cuma sebagai makhluk yg telah diberi otak, terkadang kita butuh sebuah penjelasan..., mudah2an kalo ada waktu dan memang dibutuhkan udo akan menulis tema ini: THE SECRET OF DREAM, cuma udo ingin minta masukan dari teman2, kira2 dari tema mimpi ini, fokusnya di mana? Biar apa yg udo tulis, bermanfa'at dan nyambung. Gitu loh! Hehehe
udoyamin wrote on May 19
lussysf said
wah... jangan-jangan udo pernah mimpi bahwa saya bakalan ngisi comment disini... hihihi...
hehehe..., ntar ya, udo ingat2 dulu ya..., of the record ah... kalo udo jawab, ntar pada nanya ke udo: "Presiden 2009-2014 siapa ya?" Nah lho, yg pusing kan udo..., jangan-jangan, malah ada yg menganggap udo dukun lagi... hihihi
bea00akmal wrote on May 19
iya nih, dlm sebulan ini udah 3 kali ganti background, karena ada masukan dari teman2, tadi dicoba makai backgroun foto "Edensor", tapi loadingnya berat, terpaksa deh, cuma menghilang glipseya aja
kalo akmal mah emang hobi gonta ganti background udo *hehehe dasar kurang kerjaan padahal tugas banyak*


dzikrina22 wrote on May 19
betul, saya juga merasa menemukan bagian diri saya di buku itu

sedang baca lanjurtannya nih Edensor, hehehe
ninoe06 wrote on May 19
Hello udo, saya juga suka baca buku buku andrea, totto chan bahkan punya roald dahl sudah baca semua. Apakah mimpi yang kita alami beneran bisa dikatakan de ja vu ?
heyrina wrote on May 19
Alhamdulillah ketika kita selalu berpikir&brperasaan positif kenikmatan2 dibukakan 1/satu....
walo dlm wujud2 yang kecil, ketika disyukuri terasa nikmat luar biasa
sedikit sedikit lama2 jadi bukit heheheh...

wahh sy sih blum dapet kesempatan "study abroad" nih
tp mengenal temen2 yang bnyk kuliah diluar negeri seperti udo
salah satu keajaiban buat saya .. nambah ilmu tambah pahala
siapa tau, saya jadi ketularan dpt berkah sekolah lagi heheheh
amiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnn
heyrina wrote on May 19
hehehe... itu jelas, wa ilaihi turja'ul umur (kepada-Nya persoalan bermuara), cuma sebagai makhluk yg telah diberi otak, terkadang kita butuh sebuah penjelasan..., mudah2an kalo ada waktu dan memang dibutuhkan udo akan menulis tema ini: THE SECRET OF DREAM, cuma udo ingin minta masukan dari teman2, kira2 dari tema mimpi ini, fokusnya di mana? Biar apa yg udo tulis, bermanfa'at dan nyambung. Gitu loh! Hehehe
udo udah baca "quantum ikhlas, law of attraction, dll ?" mungkin bisa membantu dari sisi ilmiah-nya
nurhay wrote on May 20
Wah... ikutan SMO ya? Kerren .... Udo mqn jago aza dong tulis-menulisnya ... Jadi pengen mau de .... ^_^ Hehehe

Buku2nya Andrea emang ttg 'kisah pendidikan'nya dia sndiri..memotivasi, saya jadi ingin lbih banyak b'mimpi nih ... (mdh2n bukan mimpi buruk He..) 'mimpi' blajar di negri org spt Udo ...

Chayo, Udo, saya dukung de 'The Secret of Dream' nya ...

Keep Hamasah ....!!! (^_^)V
udoyamin wrote on May 20
betul, saya juga merasa menemukan bagian diri saya di buku itu
wah, kayaknya gitu se-guru & se-ilmu nih! hehehe
udoyamin wrote on May 20
ninoe06 said
Hello udo, saya juga suka baca buku buku andrea, totto chan bahkan punya roald dahl sudah baca semua. Apakah mimpi yang kita alami beneran bisa dikatakan de ja vu ?
wah dong baca totto chan an roald, punya e-booknya? De ja vu? Wallahu a'lam, ilmu udo belon nyampai ke sana
udoyamin wrote on May 20
heyrina said
siapa tau, saya jadi ketularan dpt berkah sekolah lagi heheheh
amiiin, udo bahagia eh, jika semakin banyak orang sholeh/sholehah, cerdas, mandiri, dan kreatif di bumi pertiwi... untuk meraih 4 karakter itu tentu saja terus belajar tiada henti
udoyamin wrote on May 20
heyrina said
udo udah baca "quantum ikhlas, law of attraction, dll ?" mungkin bisa membantu dari sisi ilmiah-nya
kalo QUANTUM IKHLAS sih belon, namun LOA udah
udoyamin wrote on May 20
nurhay said
Chayo, Udo, saya dukung de 'The Secret of Dream' nya ...
insya Allah, makanya bantu udo, apa yang perlu kita ketahui dari mimpi ini?
buneyasmin wrote on May 20
Wah, bakalan ada best seller berikutnya niiih... sata tunggu ya!
genkeis wrote on May 20
wah, keren, berarti memang mas udo itu orang yang shaleh ^_^
mimpi yang kuat :)
akhidirman wrote on May 21
saya juga sudah baca seri Laskar Pelangi, Sang Pemimpi dan Enderson. nice story. segala sesuatu memang berasal dari mimpi ya mas Udo. mimpi yanbg kita kejar dgn sungguh2 dalam doa dan ihtiar. selamat bermimpi mas...
raniaalqis wrote on May 21
bang udo, saya juga pengen ke mesir.
malah kalo bisa, tinggal selamanya di Makkah.
mudah2an tercapai ya....
saya sedang mencari jalan kesana
h3ri2002 wrote on May 21
Photobucket
Comment deleted at the request of the thread owner.
udoyamin wrote on May 21
bakalan ada best seller berikutnya
amiiin ya rabb
udoyamin wrote on May 21
genkeis said
wah, keren, berarti memang mas udo itu orang yang shaleh ^_^
mimpi yang kuat :)
wah, udo baru belajar ingin menjai orang sholeh nih, do'ian ya agar termasuk orang yg sholeh di hadapan Allah Swt
udoyamin wrote on May 21
bang udo, saya juga pengen ke mesir.
malah kalo bisa, tinggal selamanya di Makkah.
mudah2an tercapai ya....
saya sedang mencari jalan kesana
lho, bukan lebih nikmat di Makkah, bisa umrah dan haji? Tapi... kalau memang "bermimpi" ingin ke Mesir, udo do'akan mudah2an tercapai
teukunovian wrote on May 22
Saya membaca Sang Pemimpi rasanya seperti membaca kumpulan Cerpen. Seperti Udo bilang bahasa dan penokohannya sangat memikat, tapi alur ceritanya, plot,...aduh..jauh dah., apalagi kalau dibandingkan dengan Da Vinci Code misalnya. Apa mungkin karena ini adalah Tetralogi, Andrea Hirata sengaja menyimpan potongan puzzlenya untuk buku ke empat (Endersor)?
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help